Rabu, 27 Mei 2015

Jalan-Jalan Gak pake Mahal (Jakarta-Malang-Banyuwangi-Bali-Lombok)

Sinar matahari siang itu begitu terik mengiringi langkah kaki kami,langkah baru untuk meninggalkan zona nyaman kami. siang itu Stasiun Pasar Senen dibanjiri oleh aktifitas masyarakat yang akan memulai perjalanan mereka masing-masing termasuk saya dan keenam teman saya. tujuan utama kami adalah kota Lombok, Pukul 15.30 deru suara bising lokomotif seakan memecah keramaian siang itu.langkah demi langkah semangat kami menyusuri peron stasiun siang itu untuk menuju kota Malang sebagai kota transit pertama kami. 


17 jam waktu perjalanan menggunakan rangkaian baja ini di mulai, Jam demi jam sudah kita lewati sampai sang rembulan meninggalkan kami secara perlahan berganti dengan semangat mentari menyinari bumi. Tepat pukul 8.30 dengan bermandikan cahaya mentari kami sampai di kota Malang diiringi dengan sejuk nya udara kota Malang. Dengan cepat langkah kami keluar dari stasiun untuk mencari sarapan pagi itu,sampai akhirnya kita mendapatkan tempat yang sangat nyaman yaitu taman di sebrang stasiun kota Malang. seketika kita menikmati sarapan pagi kami,di taman itu dengan Rp.10000 kita sudah dapat menikmati nasi rames berikut dengan teh manis panas.kita banyak menemui orang-orang dengan tas besar di punggung nya,ya tepat mereka adalah para pendaki yang  juga menggunakan taman ini untuk dijadikan teman peristirahatan sejenak. tepat di sudut stasiun Malang terdapat WC Umum yang dapat kami manfaatkan untuk membersihkan tubuh hanya dengan membayar Rp.2000 kita sudah bisa mendapatkan WC dengan Kloset nya yang bersih. 


Perjalanan kami selanjutnya adalah kota Banyuwangi,yap Banyuwangi adalah kota transit kedua kami untuk bisa melanjutkan perjalanan kami sampai ke Lombok. Menuju kota Banyuwangi,kami masih memanfaatkan moda transportasi kereta untuk menemani kami sampai ke kota tersebut. Tepat pukul 15.55 wib kami melanjutkan perjalanan yang akan di tempuh selama kurang lebih 7-8 jam,waktu yang cukup untuk beristiharat menyimpan energi kami. Malam datang menghampiri perjalanan kami menuju Banyuwangi,tepat pukul 23.30 kereta kami tiba di stasiun Banyuwangi Baru. semangat kami masih terus berkibar walaupun hampir 2 hari perjalanan kami,tujuan utama kita sesaat setelah keluar dari stasiun tersebut adalah kios kecil  penjual berbagai merek kopi khas indonesia, Hanya dengan membayar Rp.5000 kita sudah bisa menikmati hangat nya kopi yang akan membantu menjaga indera penglihatan kami, Istirahat,berbincang,tertawa,untuk menghilangkan rasa bosan kami lakukan.tidak terasa,kopi kami sudah habis yang menandai kami untuk melanjutkan perjalanan kami. 


Perjalanan selanjutnya adalah Pelabuhan Ketapang,karena jarak antara stasiun dengan pelabuhan tidak jauh dan dapat kita tuju hanya dengan berjalan kaki kurang lebih 4-5 menit. sampai akhirnya kita tiba di pelabuhan yang lumayan besar,bagi saya ini adalah kali ketiga saya mendatangi pelabuhan setelah pelabuhan merak dan bakauheni. Bali adalah kota transit ketiga kami untuk menuju Kota Lombok, hanya dengan membayar Rp.7500 kita sudah mendapat tiket kapal laut serta asuransi jiwa. Tepat pukul 00.10 kami melanjutkan perjalan kami, waktu tempuh 30 menit yang akan kita lalui mengarungi laut untuk sampai di pelabuhan Gilimanuk bali. dan pukul 00.40 kami tiba di luar pulau jawa,yap pulau bali dengan hati yang gembira saya dan keenam teman saya langsung melanjutkan perjalanan menyusuri pelabuhan Gilimanuk untuk mencari angkutan yang bisa mangantar kami selanjutnya,di pelabuhan Gilimanuk kalian masih akan menemukan aktifitas masyarakat walau waktu sudah larut malam,kita akan menemui banyak bis-bis disana, karena hanya memang bis yang dapat mengantar kita ketika waktu telah larut malam di pulau bali. dengan sedikit negoisasi yang sengit dengan kernet bis Rp.50000 cukup untuk mengantar kami ke tujuan selanjutnya. 


Tujuan kami selanjutnya adalah pelabuhan padang bai, pelabuhan yang berada di antara pulau bali dan lombok, Waktu yang kami tempuh untuk bisa sampai di pelabuhan padang bai adalah 5 jam. Rembulan kembali menemani perjalanan kami untuk sampai di Kota Lombok,dan sampai akhirnya saya dan keenam teman saya terlelap didalam bis yang membawa kami menyusuri gelap malam pulau Bali. suara gaduh terdengar di luar sana,ternyata suara kernet bis yang membangunkan kami karena padang bai adalah tujuan terakhir dari bis tersebut. 


yap pukul 06.00 kita sudah sampai di pelabuhan padang bai,mentari sudah tinggi di langit sana yang seolah menyapa selamat datang dan selamat pagi untuk kami. kami menyusuri pelabuhan Padang Bai, untuk membeli tiket perjalanan selanjutnya untuk sempai ke tujuan utama kita yaitu Pulau Lombok. dengan membayar mahar Rp.40000 kita sudah mendapat tiket kapal laut serta asuransi jiwa tentunya. Aktifitas masyarakat sekitar pelabuhan Padang Bai sudah terlihat pagi itu,kami langsung bergegas untuk mencari nasi bungkus untuk dijadikan menu sarapan kami pagi itu,tentunya tidak terlalu mahal Rp.7000 kami sudah mendapatkan nasi bungkus beserta lauk dan telor dadar di dalam nya. Tepat pukul 07.05 Kapal yang akan mengantar kita ke Lombok telah bersandar manis di pelabuhan Padang Bai. Waktu tempuh selama 4 jam kami butuhkan untuk tiba di Lombok, deru keras ombak yang menghantam lambung kapal menemani indah nya perjalanan kami. sejauh mata memandang hanya air laut yang biru dan hamparan pancaran sinar sang mentari yang juga menghangatkan perjalanan kami. Tidak terasa 4 jam telah kami lalui,dan kota Lombok ada depan mata kami, dengan perasaan campur aduk antara senang dan lelah menghampiri kami. Dengan sisa-sisa semangat kami dengan cepat keluar dari kapal menyusuri pelabuhan Lembar,Lombok.

To be Continue